K-BIOGREEN
Makanan organic yaitu makanan yang pertumbuhan dan penyimpanannya tidak menggunakan pestisida, herbisida, pupuk buatan, hormon, pertumbuhan, bioteknologi, iradiasi dan antibiotik
Pertanian organik memberikan kualitas dan rasa makanan terbaik, diperoleh tanpa menggunakan bahan kimia buatan aatau rekayasa genetik serta tidak mengganggu kehidupan hewan dan alam sekitar, selain itu membantu pelestarian lingkungan hidup dan masyarakat pedesaan seperti yang dinyatakan kepala Badan pertanahan.
Organisasi kesehatan dunia menyarankan bahwa diet yang optimal bagi setiap orang adalah rendah lemak, melaksanakan diet yang kaya akan serat dengan karbohidrat kompleks yaitu dengan mengkonsumsi buah-buahan, sayur-sayuran, dan kacang-kacangan.
Sudah banyak penelitian yang menunjukkan bahwa diet yang kaya akan vitamin antioksidan (vitamin C,E dan karotenoid)berhubungan dengan peningkatan kesehatan dengan rendahnya resiko penyakit jantung koroner dan kanker. Tumbuh-tumbuhan mengandung berbagai macam zat-zat fitokimia yang mungkin berperan sebagai antioksidan, meningkatkan sistem imunitas termasuk enzim pelindung hati, atau mencegah kerusakan bahan-bahan genetik. bahan fitokimia dan antioksidan dua jenis bahan yang tidak terdapat dalam makanan daging.
Dalam beberapa tahun yang lalu, penelitian yang menunjukkan kemampuan penyembuhan makanan seperti sayur-sayuran, sudah meningkatkan diantaranya, ditemukan makanan alami dapat menetralkan dan menghilangkan racun, mengatur fungsi-fungsi yang penting, mencegah arteriosclerosis, mencegah kanker,dan menjaga kesehatan tubuh.
MANFAAT K-BIOGREEN
Organik k-BioGreen merupakan makan organik khusus yang mengandung 58 jenis kacang-kacangan, biji-bijian, sayur-sayuran,rumput laut dan bifdo-bacteri serta enzim makan.
berperan penting dalam tubuh manusia untuk membersihkan dan mendetoksifikasi,meremajakan, mengembalikan fungsi-fungsi organ penting dan menjaga daya tahan tubuh. cocok untuk yang sedang melakukan diet menginginkan tubuh yang langsing karena mengandung nutrisi penting yang lengkap dan diperlukan oleh tubuh.
manfaatnya:
-membersihkan sistem pencernaan
-mebantu menurunkan kolesterol dan mencegah penyakit jantung
-membantu mencegah sel kanker
-meningkatkan metabolisme tubuh
-mengurangi stress
-membantu penurunan berat badan
-meningkatkan kondisi fisik dan mental
-mengaktifkan sel tubuh
-membersihkan sel tubuh dan sel darah
-mengembalikan kecantikan secara alami
K-BioGreen berbentuk bubuk yang dapat dicampur dengan minuman lain seperti susu, juice atau air hangat.
FUNGSI BAHAN-BAHAN ORGANIK K-BIOGREEN
Serat tumbuhan, gandum putih, gandum merah, biji gandum kuda, padi liar,beras coklat,beras malt barley, biji gandum hitam
• kaya akan serat dan mendorong makanan ke system pencernaan dengan lembut dan mengatur pengeluaran usus
• Mengubah lemak yang disimpan tubuh menjadi energi untuk membantu penurunan berat badan.
• Mengandung bahan-bahan antioksidan dan anti kanker.
Gandum Germa
• Kaya protein, Vitamin B kompleks, Vitamin E, Zat Besi dan lain-lain
• Juga mengandung zat tembaga, Magnesium, Mangan, kalsium dan fosfor
Gandum Organik
• Serat gandum mengurangi kadar kolesterol dalam darah, mencegah penyakit jantung dan tekanan darah tinggi
• kaya akan Vitamin B kompleks dan mineral dalam jumlah kecil
• Mencegah sembelit, anti penuaan dan melembabkan kulit.
Lentil Hijau, lentil krimson, Lentil merah, lentil emas, kacang kuning belah,kacang hitam,lentil hijau perancis, kacang tanah
• Mengandung Nutrisi -nutrisi yang penting, kaya akan protein, zat besi vitamin B1 dan B2
• Lentil dapat membantu menurunkan kadar gula darah dan kolesterol
Kacang Kedelai
• Sesuai bagi mereka yang hanya makan sayur untuk melengkapi kebutuhan protein
• Mengandungvitamin dan mineral
Biji apricot, Kenari Gingko
• Mengandung protein, asam lemak tidak jenuh, vitamin B kompleks, Vitamin E kalsium, zat besi, kalium, magnesium, fosfor, zat tembaga dan lain-lain.
Kurma merah kurma hitam
• kaya akan protein
• Mengandung gula, asam organik, vitamin A,B,C dan kalsium,fosfor dan zat besi dalam jumlah kecil
Biji labu merah, biji teratai, biji cemara, wijen hitam
• Kaya akan protein, vitamin A, B, D dan E, fosfor, kalsium, zat besi, flor,iod, kalium, magnesium,zink, asam lemak tidak jenuh dan lain-lain.
Biji Euryales
• Bermanfaat untuk ginjal dan pembuangan air. meningkatkan fungsi limfe dan menghilangkan diare dan menghilangkan kembung serta mengontrol keputihan.
Biji Kapas
• Bermacam-macam nutrisi
• Mengandung asam lemak omega 3 yang memberi perlindungan terhadap penyakit jantung koroner,kanker, dan kencing manis.
Biji Colcis
• Kaya akan protein
• Mengandung asam lemak
• Karbohidrat dan vitamin B dalam jumlah kecil dan asam amino
Bayam
• Kaya akan nutrisi pencegahan anemia, zat besi, kalium, kalsium, magnesium, asam folat, dan laktoflavin.
• Melancarkan aliran darah dan berperan sebagai anti kanker
Daun Seledri
• meningkatkan selera makan dan pencernaan, meningkatkan metabolisme
• Membantu dalam menurunkan resiko tekana darah tinggi, penyakit jantung,dan stroke.
Wortel
• Mengandung Beta Carotene yang membantu memperbaiki penglihatan
• Membantu pencernaan, meningkatkan metabolisme dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Kol, Brokoli
• Kaya akan Beta-karoten
• Mengandung bahan anti kanker dalam jumlah tinggi: Indol
Ubi jalar
• Mengandung asama amino bebas gula, albumin, dll
Liquoris
• Tumbuhan cina yang berperan dalam mengatur fungsi kelenjar, terutama kelenjar adrenal yang berfungsi untuk mengoptimalkan kadar hormon.
Jamur
• 100gr jamur mengandung 2-3g protein
• Asam lemak dalam jumlah kecil
Lesitin Kedelai
• Mengaktifkan sel dan mengatur hormon agar seimbang
• Membantu pembentukan emulsi lemak dan mengikatkan kelarutan vitamin yang larut dalam lemak
• Menghilangkan kotoran
• Mencegah arteriosclerosis
• Membantu meningkatkan daya ingat dan fungsi otak
Serbuk Jus Rumput Gandum
• Bahan detoksifikasi terbaik
Serbuk Jus Rumput Barley
• Antioksidan yang kuat
Serbuk Jus Rumput Alfalfa
• Makanan yang mengandung banyak nutrisi penting
Serbuk Jus Rumput Acerola
• Melembabkan kulit
Serbuk Astragalus
• Kaya akan vitamin, asam lemak, protein, dll
Nova Scotta Dulse
• Penggunaan jangka panjang dapat membantu mencegah tekanan darah tinggi, kencing manis, penyakit syaraf, dan kanker usus
• Membantu kesehatan mulut dan merawat rambut, melembabkan kulit
Spirulina
• Makanan seimbang yang lengkap dan alami mengandung protein, vitamin, klorofil, dan mineral-mineral yang diperlukan oleh tubuh.
• Memberikan energy, mengatur keseimbangan hormon
• Membantu menetralkan asam dalam tubuh seserorang
• Membantu mencegah penyakit degeneratif
Enzim
• Membantu pencernaan, detoksifikasi dan memiliki bahan sebagai anti-inflamasi
Bifido-Bacteria
• Meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mencegah penyakit kanker
Serbuk Teh Hijau, Serbuk Akar Teratai
• Memberikan kesegaran, menurunkan resiko penyakit kanker dan mencegah arteriosclerosis
Serat Apple
• Membantu Mengurangi rasa haus dan pembekuan darah
Alga Dunaliella Salina
• Mengurangi resiko kanker usus
• Meningkatkan pembersihan secara alami dan detoksifikasi
Serbuk Chlorella
• Kaya akan mineral
• Meringankan masalah Kulit, arthritis
Serbuk Sitron
• Membantuk menyembuhkan batuk
Ekstrak Buah Marquisa
• Sumber antioksidan yang baik, vitamin C, Karotenoid, Fenolik, Flavonoid
• Kaya akan karbohidrat
• Mengandung sterol tumbuhan yang bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol
• Aktivitas anti-Mikrobanya menghambat pertumbuhan E-Coli
Ekstrak Nanas
• Kaya akan beta karoten (pro-vitamin A), vitamin C, dan vitamin B-kompleks
• Membantu dalam proses pembersihan, detoksifikasi, memberikan sifat basa, membersihkan usus dan darah.
CARA PENGGUNAAN
Larutkan satu sendok organik K-Biogreen ke dalam satu gelas air, kemudian campur. Dapat dikonsumsi 1-3 kali sehari. Anda dapat mencampurnya dengan susu atau minuman jus untuk rasa yang lebih enak. Produk ini mengandung banyak serat yang larut, dan akan berubah menjadi bentuk jel setelah dicampur dengan air. sangat baik jika segera diminum setelah disiapkan.
Dewasa:
Larutkan satu sendok (10g) organik K-Biogreen ke dalam 300cc air hangat. segera diminum
Anak-Anak:
Larutkan 1/2 sendok (5g) organik K-Biogreen ke dalam 300cc air hangat. segera diminum.
Perhatian:
• Produk ini hanya mengandung bahan-bahan alami, tetapi jika tubuh anda merasakan atau mengalami perubahan yang tidak enak, Anda harus mengurangi jumlah yang dikonsumsi atau hentikan pemakaian.
• Karena mengandung serat tinggi, anda akan mengalami sering buang air besar .
• Pada awal proses cleansing dan detoksifikasi ada beberapa gejala yang mungkin disebabkan oleh pengeluaran racun, zat buangan, dan radikal, bebas yang dikeluarkan dari dalam tubuh, seperti terjadi peningkatan buang air besar dan air kecil, pembesaran pada kelenjar, kemerahan pada kulit, gejala seperti flu (dingin,demam, dan pengeluarancairan mukosa) atau sedikit pusing. Walaupun gejala-gejala tersebut mungkin mengganggu, tetapi ini merupakan hal yang baik bagi tubuh anda karena menunjukkan tubuh sudah mulai membersihkan dan mendetoksifikasi. Ketidak nyamanan ini bersifat sementara untuk meningkatkan kesehatan.
• Tutup wadah dengan rapat setelah digunakan.
• Hindari dari jangkauan anak-anak.
Kesimpulannya:
Kesehatan sangat penting bagi tubuh manusi, tanpa kesehatan segala sesuatau yang anda miliki termasuk harta, bakat dan keluarga tidak akan berarti.
setiap orang dapat merasakan keshatan yang baik dan hidup lebih berkualitas, jika kita memilih makanan dari berbagai jenis tumbuhan seperti makanan organik.
Makanan organik dapat membantu mencegah lemak hidrogenasi, yang dapat menyebabkan kanker, diabetes,penyakit jantung dan kegemukan. Aspartam sejenis Neurotoksin, asam fosfor yang terdapat didalam minuman ringan dan dapat menyebabkan osteoporosis. Makanan Organik juga dapat membantu mencegah penggunaan antibiotik yang dapat menurunkan kekebalan tubuh, hormon yang dapat memberikan efek samping seperti kegemukan, kanker yang multi generasi dan lainnya, pestisida seperti herbisisda yang dapat memberikan efek karsinogenik dan mutagenik. karena banyak manfaatnya, makanan organik seperti organik K-Biogreen saat ini menjadi pilihan banyak orang untuk menjaga kesehatan.
harga Produk Bio-Green 250 gram
Rp. 297.000 wil.A [Sumatra, Jawa, Bali, NTT, NTB, Mataram]
Rp. 311.000 wil.B [Kalimantan, Sulawesi, Irian Jaya, Papua, Ambon]
harga Produk Bio-Green 500 gram
Rp. 557.000 wil.A[Sumatra, Jawa, Bali, NTT, NTB, Mataram]
Rp. 573.000 wil.B [Kalimantan, Sulawesi, Irian Jaya, Papua, Ambon]
harga belum termasuk ongkos kirim
Untuk pemesanan hubungi 085224250007
Tampilkan postingan dengan label makanan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label makanan. Tampilkan semua postingan
Jumat, 17 Desember 2010
Rabu, 20 Oktober 2010
KANKER
I. PENGERTIAN KANKER
Kanker atau karsinoma adalah pembentukan jaringan baru yang abnormal dan bersifat ganas (malinge). Suatu kelompok sel dengan mendadak menjadi liar dan memperbanyak diri secara pesat dan tidak tertahankan serta mengakibatkan pembekakan atau banjolan, yang disebut tumor atau neoplasma . Sel-sel kanker ini menginfiltrasi ke dalam jaringan-jaringan sekitarnya dan memusnahkannya. Tumor setempat ini seringkali menyebarkan sel-selnya melalui saluran darah dan limfe ke tempat-tempat lain dan tubuh yang disebut metastatis , dimana berkembang neoplasma sekunder. Gejala umum dari penyakit-penyakit ini adalah nyeri yang sangat hebat.
Sel-sel kanker akan berkembang dengan cepat, tidak terkendali, dan akan terus membelah diri, selanjutnya menyusup ke jaringan sekitarnya (invasive) dan terus menyebar melalui jaringan ikat, darah, dan menyerang organ-organ penting serta syaraf tulang belakang. Dalam keadaan normal, sel hanya akan membelah diri jika ada penggantian sel-sel yang telah mati dan rusak. Sebaliknya sel kanker akan membelah terus meskipun tubuh tidak memerlukannya, sehingga akan terjadi penumpukan sel baru yang disebut tumor ganas. Penumpukan sel tersebut mendesak dan merusak jaringan normal, sehingga mengganggu organ yang ditempatinya. Kanker dapat terjadi diberbagai jaringan dalam berbagai organ di setiap tubuh, mulai dari kaki sampai kepala. Bila kanker terjadi di bagian permukaan tubuh, akan mudah diketahui dan diobati. Namun bila terjadi didalam tubuh, kanker itu akan sulit diketahui dan kadang - kadang tidak memiliki gejala. Kalaupun timbul gejala, biasanya sudah stadium lanjut sehingga sulit diobati.
Kanker merupakan segolongan penyakit yang ditandai dengan pembelahan sel yang tidak terkendali dan kemampuan sel-sel tersebut untuk menyerang jaringan biologis lainnya, baik dengan pertumbuhan langsung di jaringan yang bersebelahan (inflasi) atau dengan migrasi sel ke tempat yang jauh (metastasis). Pertumbuhan yang tidak terkendali tersebut disebabkan kerusakan DNA, menyebabkan mutasi di gen vital yang mengontrol pembelahan sel. Perbanyakan sel yang rusak akan berpotensi menghasilkan sel kanker. Kerusakan DNA sel dapat terjadi karena radikal bebas dan zat pemicu kanker yang disebut karsinogen . Radikal bebas merupakan molekul yang kehilangan pasangan elektron dan berusaha mencuri elektron dari sel tubuh. Radikal bebas sebetulnya hasil sampingan metabolisme tubuh atau berasal dari lingkungan sekitar kita, misalnya asap rokok, gas kendaraan, atau zat-zat kimia seperti insektisida. Sedangkan zat karsinogen berasal dari makanan. Zat yang semula prakarsinogen diubah oleh enzim jahat dalam tubuh menjadi zat pemicu kanker.
Beberapa buah mutasi mungkin dibutuhkan untuk mengubah sel normal menjadi sel kanker.
Mutasi dapat terjadi secara spontan (diperoleh) ataupun diwariskan (mutasi germline). Kanker dapat menyebabkan banyak gejala yang berbeda, bergantung pada lokasinya dan karakter dari keganasan dan apakah ada metastasis. Sebuah diagnosis yang menentukan biasanya membutuhkan pemeriksaan mikroskopik jaringan yang diperoleh dengan biopsi . Setelah didiagnosis, kanker biasanya dirawat dengan operasi, kemoterapi dan atau radiasi.
Bila tak terawat, kebanyakan kanker menyebabkan kematian; kanker adalah salah satu penyebab utama kematian di negara berkembang. Kebanyakan kanker dapat dirawat dan banyak disembuhkan, terutama bila perawatan dimulai sejak awal. Banyak bentuk kanker berhubungan dengan faktor lingkungan yang sebenarnya bisa dihindari. Merokok tembakau dapat menyebabkan banyak kanker dari faktor lingkungan lainnya.
Tumor (bahasa Latin; pembengkakan) menunjuk massa jaringan yang tidak normal, tetapi dapat berupa "ganas" (bersifat kanker) atau "jinak" (tidak bersifat kanker). Hanya tumor ganas yang mampu menyerang jaringan lainnya ataupun bermetastasis.
Kebanyakan kanker dikenali karena tanda atau gejala tampak atau melalui "screening". Kedua ini tidak menuju ke diagnosis yang jelas, yang biasanya membutuhkan sebuah biopsi. Beberapa kanker ditemukan secara tidak sengaja pada saat evaluasi medis dari masalah yang tak berhubungan.
Riset kanker merupakan usaha ilmiah yang banyak ditekuni untuk memahami proses penyakit dan menemukan terapi yang memungkinkan. Meskipun pemahaman kanker memiliki tumbuh secara eksponen sejak dekade terakhir dari abad ke-20, terapi baru yang radikal hanya ditemukan dan diperkenalkan secara bertahap.
Penghambat tyrosine kinases (imatinib dan gefitinib) pada akhir 1990-an dianggap sebuah terobosan utama; mereka mengganggu terutama dengan protein tumor-tertentu. Antibodi monoclonal telah terbukti sebuah langkah besar dalam perawatan oncological .
II. JENIS-JENIS KANKER
Jenis-jenis kanker yang paling sering terdapat adalah kanker kulit, tenggorokan, paru-paru, lambung-usus dan alat-alat kelamin. Begitu pula leukemia atau kanker darah, dimana produksi leukosit menjadi abnormal tinggi sedangkan eritrosit sangat berkurang.
Sebab-sebab kanker, menurut para ahli 80% dari semua tumor pada manusia diakibatkan oleh pengaruh zat-zat karsinogen.
1. Karsinoma, yaitu jenis kanker yang berasal dari sel yang melapisi permukaan tubuh atau permukaan saluran tubuh, misalnya jaringan seperti sel kulit, testis, ovarium, kelenjar mucus , sel melanin , payudara, leher rahim, kolon, rectum, lambung, pancreas, dan esofagus .
2. Limfoma, yaitu jenis kanker yang berasal dari jaringan yang membentuk darah, misalnya jaringan limfe, lacteal, limfa, berbagai kelenjar limfe, timus, dan sumsum tulang. Limfoma spesifik antara lain adalah penyakit Hodgkin (kanker kelenjar limfe dan limfa).
3. Leukemia, kanker jenis ini tidak membentuk massa tumor, tetapi memenuhi pembuluh darah dan mengganggu fungsi sel darah normal.
4. Sarkoma, yaitu jenis kanker dimana jaringan penunjang yang berada dipermukaan tubuh seperti jaringan ikat, termasuk sel - sel yang ditemukan diotot dan tulang.
5. Glioma, yaitu kanker susunan syaraf, misalnya sel-sel glia di susunan saraf pusat.
6. Karsinoma in situ, yaitu istilah yang digunakan untuk menjelaskan sel epitel abnormal yang masih terbatas di daerah tertentu sehingga masih dianggap lesi prainvasif .
III. FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB
Penyebab kanker biasanya tidak dapat diketahui secara pasti karena penyebab kanker dapat merupakan gabungan dari sekumpulan faktor, genetik dan lingkungan. Namun ada beberapa faktor yang diduga meningkatkan resiko terjadinya kanker, sebagai berikut :
1. Faktor keturunan
Faktor genetik menyebabkan beberapa keluarga memiliki resiko lebih tinggi untuk menderita kanker tertentu bila dibandingkan dengan keluarga lainnya. Jenis kanker yang cenderung diturunkan dalam keluarga adalah kanker payudara, kanker indung telur, kanker kulit dan kanker usus besar. Sebagai contoh, risiko wanita untuk menderita kanker meningkat 1,5 s/d 3 kali jika ibunya atau saudara perempuannya menderita kanker payudara.
2. Faktor lingkungan:
a. Merokok sigaret meningkatkan resiko terjadinya kanker paru - paru, mulut, laring (pita suara), dan kandung kemih.
b. Sinar ultraviolet dari matahari.
c. Radiasi ionisasi (yang merupakan karsinogenik) digunakan dalam sinar rontgen dihasilkan dari pembangkit listrik tenaga nuklir dan ledakan bom atom yang bisa menjangkau jarak yang sangat jauh. Contoh, orang yang selamat dari bom atom di Hiroshima dan Nagasaki pada Perang Dunia II, berisiko tinggi menderita kanker sel darah, seperti Leukemia.
3. Faktor makanan yang mengandung bahan kimia
Makanan juga dapat menjadi faktor risiko penting lain penyebab kanker, terutama kanker pada saluran pencernaan. Contoh jenis makanan yang dapat menyebabkan kanker adalah:
a. Makanan yang diasap dan diasamkan (dalam bentuk acar) meningkatkan resiko terjadinya kanker lambung.
b. Minuman yang mengandung alkohol menyebabkan berisiko lebih tinggi terhadap kanker kerongkongan.
c. Zat pewarna makanan.
d. Logam berat seperti merkuri yang sering terdapat pada makanan laut yang tercemar seperti: kerang, ikan, dsb.
e. Berbagai makanan (manis,tepung) yang diproses secara berlebihan.
4. Virus
Virus yang dapat dan dicurigai menyebabkan kanker antara lain:
a. Virus Papilloma menyebabkan kutil alat kelamin (genitalis) agaknya merupakan salah satu penyebab kanker leher rahim pada wanita.
b. Virus Sitomegalo menyebabkan Sarkoma Kaposi .
c. Virus Hepatitis B dapat menyebabkan kanker hati.
d. Virus Epstein - Bar (di Afrika) menyebabkan Limfoma Burkitt, sedangkan di China virus ini menyebabkan kanker hidung dan tenggorokan. Ini terjadi karena faktor lingkungan dan genetik.
e. Virus Retro pada manusia misalnya virus HIV menyebabkan limfoma dan kanker darah lainnya.
5. Infeksi
a. Parasit Schistosoma (bilharzia) dapat menyebabkan kanker kandung kemih karena terjadinya iritasi menahun pada kandung kemih. Namun penyebab iritasi menahun lainnya tidak menyebabkan kanker.
b. Infeksi oleh Clonorchis yang menyebabkan kanker pankreas dan saluran empedu.
c. Helicobacter Pylori adalah suatu bakteri yang mungkin merupakan penyebab kanker lambung, dan diduga bakteri ini menyebabkan cedera dan peradangan lambung kronis sehingga terjadi peningkatan kecepatan siklus sel.
6. Faktor perilaku
a. Perilaku yang dimaksud adalah merokok dan mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung lemak dan daging yang diawetkan juga peminum minuman beralkohol.
b. Perilaku seksual yaitu melakukan hubungan intim diusia dini dan sering berganti ganti pasangan.
7. Gangguan keseimbangan hormonal
Hormon estrogen berfungsi merangsang pertumbuhan sel yang cenderung mendorong terjadinya kanker, sedangkan progesteron melindungi terjadinya pertumbuhan sel yang berlebihan. Ada kecenderungan bahwa kelebihan hormon estrogen dan kekurangan progesteron menyebabkan meningkatnya risiko kanker payudara, kanker leher rahim, kanker rahim dan kanker prostat dan buah zakar pada pria.
8. Faktor kejiwaan dan emosional
Stres yang berat dapat menyebabkan ganggguan keseimbangan seluler tubuh. Keadaan tegang yang terus menerus dapat mempengaruhi sel, dimana sel jadi hiperaktif dan berubah sifat menjadi ganas sehingga menyebabkan kanker.
9. Radikal bebas
Radikal bebas adalah suatu atom, gugus atom, atau molekul yang mempunyai electron bebas yang tidak berpasangan dilingkaran luarnya. Sumber - sumber radikal bebas yaitu:
a. Radikal bebas terbentuk sebagai produk sampingan dari proses metabolisme.
b. Radikal bebas masuk ke dalam tubuh dalam bentuk racun-racun kimiawi dari makanan , minuman, udara yang terpolusi, dan sinar ultraviolet dari matahari.
c. Radikal bebas diproduksi secara berlebihan pada waktu kita makan berlebihan (berdampak pada proses metabolisme) atau bila kita dalam keadaan stress berlebihan, baik stress secara fisik, psikologis, maupun biologis.
IV. FAKTOR RESIKO
1. Faktor resiko hormonal, hormon estrogen dapat berfungsi sebagai promotor bagi kanker tertentu, misalnya kanker payudara dan kanker endometrium . Wanita yang memiliki menstruasi memiliki kadar estrogen yang tinggi, maka resiko terbentuknya kanker payudara meningkat pada wanita yang mengalami menstruasi dini dan mencapai menopause lambat. Terlambat mengandung atau tidak memiliki anak dapat meningkatkan resiko kanker payudara.
2. Faktor kejiwaan dan emosi psikis, gangguan yang terjadi pada emosi dapat menyebabkan atau memperberat kanker seperti stress, dendam, kebencian yang mendalam,atau sakit hati (kepedihan). Peranan faktor kejiwaan pada kanker dapat melalui beberapa cara, diantaranya: stress atau dendam yang mempengaruhi perkembangan sel menjadi liar dan efek yang melemahkan sistem kekebalan tubuh sel T sehingga tidak mampu melenyapkan sel kanker yang terbentuk.
3. Beberapa faktor yang bersifat protektif terhadap pembentukan kanker yaitu:
Hormon progesteron bersifat protektif terhadap kanker yaitu dengan menghambat efek stimulasi estrogen. Hormon progesteron meningkat pada saat kehamilan dan saat menyusui pada wanita oleh karena itu, wanita yang menyusui selama paling sedikit 6 bulan berturut-turut, wanita yang hamil beberapa kali, akan mengurangi resiko terkena kanker payudara.
V. GEJALA KANKER
Gejala kanker secara umum yang timbul tergantung dari jenis atau organ tubuh yang terserang yaitu:
1. Nyeri dapat terjadi akibat tumor yang meluas menekan syaraf dan pembuluh darah disekitarnya, reaksi kekebalan dan peradangan terhadap kanker yang sedang tumbuh, dan nyeri juga disebabkan karena ketakutan atau kecemasan.
2. Pendarahan atau pengeluaran cairan yang tidak wajar, misalnya ludah, batuk atau muntah yang berdarah, mimisan yang terus menerus, cairan puting susu yang mengandung darah, cairan liang senggama yang berdarah (diantara menstruasi/menopause) darah dalam tinja, darah dalam air kemih.
3. Perubahan kebiasaan buang air besar.
4. Penurunan berat badan dengan cepat akibat kurang lemak dan protein (kaheksia).
5. Benjolan pada payudara.
6. Gangguan pencernaan, misalnya sukar menelan yang terus menerus.
7. Tuli, atau adanya suara-suara dalam telinga yang menetap.
8. Luka yang tidak sembuh-sembuh.
9. Perubahan tahi lalat atau kulit yang mencolok.
Gejala kanker secara khusus berdasarkan jenis kanker yang dialami:
1. Kanker otak sakit kepala yang sangat pada pagi hari dan berkurang pada tengah hari, epilepsi, lemah, mati rasa pada lengan dan kaki, kesulitan berjalan, mengantuk, perubahan tidak normal pada penglihatan, perubahan pada kepribadian, perubahan pada ingatan, sulit bicara.
2. Kanker mulut terdapat sariawan pada mulut, lidah dan gusi yang tidak kunjung sembuh.
3. Kanker tenggorokan batuk terus menerus, suara serak atau parau .
4. Kanker paru-paru batuk terus- menerus, dahak bercampur darah, rasa sakit di dada.
5. Kanker payudara adanya benjolan, tickening , perubahan bentuk, gatal-gatal, kemerahan, rasa sakit yang tidak berhubungan dengan menyusui atau menstruasi.
6. Kanker saluran pencernaan adanya darah dalam kotoran yang ditandai dengan warna merah terang atau hitam, rasa tidak enak terus-menerus pada perut, benjolan pada perut, rasa sakit setelah makan, penurunan berat badan.
7. Kanker rahim (uterus), pendarahan diperiode- periode datang bulan, pengeluaran darah saat mens yang tidak seperti biasanya dan rasa sakit yang luar biasa.
8. Kanker indung telur (ovarium), pada fase lanjut barulah muncul gejala.
9. Kanker kolon pendarahan pada rectum, ada darah pada kotoran, perubahan buang air besar (diare yang terus menerus atau sulit buang air besar).
10. Kanker kandung kemih atau ginjal ada darah pada air seni, rasa sakit atau perih pada saat buang air kecil, keseringan atau kesulitan buang air kecil, sakit pada kandung kemih.
11. Kanker prostat kencing tidak lancar, rasa sakit yang terus menerus pada pinggang belakang, penis dan paha atas.
12. Kanker buah zakar atau testis adanya benjolan pada buah zakar, ukuran penampungan pada buah zakar yang membesar dan menebal secara mendadak, sakit pada perut bagian bawah, dada membesar atau melembek.
13. Limfoma kelenjar getah bening membesar, kenyal seperti karet, gatal - gatal, berkeringat pada waktu tidur malam, demam atau penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas.
14. Leukemia Pucat, kelelahan kronis, penurunan berat badan, sering kena infeksi, mudah terluka, rasa sakit pada tulang dan persendian, mimisan.
15. Kanker kulit benjolan pada kulit yang menyerupai kutil (mengeras seperti tanduk), infeksi yang tidak sembuh - sembuh, bintik-bintik berubah warna dan ukuran, rasa sakit pada daerah tertentu, perubahan warna kulit berupa bercak-bercak.
16. Komplikasi, yang sering terjadi pada pasien kanker adalah infeksi yaitu pada pengidap kanker stadium lanjut. Infeksi terjadi akibat kekurangan protein dan zat gizi lainnya serta penekanan sistem imun yang sering terjadi setelah pengobatan konvensional.
Kanker atau karsinoma adalah pembentukan jaringan baru yang abnormal dan bersifat ganas (malinge). Suatu kelompok sel dengan mendadak menjadi liar dan memperbanyak diri secara pesat dan tidak tertahankan serta mengakibatkan pembekakan atau banjolan, yang disebut tumor atau neoplasma . Sel-sel kanker ini menginfiltrasi ke dalam jaringan-jaringan sekitarnya dan memusnahkannya. Tumor setempat ini seringkali menyebarkan sel-selnya melalui saluran darah dan limfe ke tempat-tempat lain dan tubuh yang disebut metastatis , dimana berkembang neoplasma sekunder. Gejala umum dari penyakit-penyakit ini adalah nyeri yang sangat hebat.
Sel-sel kanker akan berkembang dengan cepat, tidak terkendali, dan akan terus membelah diri, selanjutnya menyusup ke jaringan sekitarnya (invasive) dan terus menyebar melalui jaringan ikat, darah, dan menyerang organ-organ penting serta syaraf tulang belakang. Dalam keadaan normal, sel hanya akan membelah diri jika ada penggantian sel-sel yang telah mati dan rusak. Sebaliknya sel kanker akan membelah terus meskipun tubuh tidak memerlukannya, sehingga akan terjadi penumpukan sel baru yang disebut tumor ganas. Penumpukan sel tersebut mendesak dan merusak jaringan normal, sehingga mengganggu organ yang ditempatinya. Kanker dapat terjadi diberbagai jaringan dalam berbagai organ di setiap tubuh, mulai dari kaki sampai kepala. Bila kanker terjadi di bagian permukaan tubuh, akan mudah diketahui dan diobati. Namun bila terjadi didalam tubuh, kanker itu akan sulit diketahui dan kadang - kadang tidak memiliki gejala. Kalaupun timbul gejala, biasanya sudah stadium lanjut sehingga sulit diobati.
Kanker merupakan segolongan penyakit yang ditandai dengan pembelahan sel yang tidak terkendali dan kemampuan sel-sel tersebut untuk menyerang jaringan biologis lainnya, baik dengan pertumbuhan langsung di jaringan yang bersebelahan (inflasi) atau dengan migrasi sel ke tempat yang jauh (metastasis). Pertumbuhan yang tidak terkendali tersebut disebabkan kerusakan DNA, menyebabkan mutasi di gen vital yang mengontrol pembelahan sel. Perbanyakan sel yang rusak akan berpotensi menghasilkan sel kanker. Kerusakan DNA sel dapat terjadi karena radikal bebas dan zat pemicu kanker yang disebut karsinogen . Radikal bebas merupakan molekul yang kehilangan pasangan elektron dan berusaha mencuri elektron dari sel tubuh. Radikal bebas sebetulnya hasil sampingan metabolisme tubuh atau berasal dari lingkungan sekitar kita, misalnya asap rokok, gas kendaraan, atau zat-zat kimia seperti insektisida. Sedangkan zat karsinogen berasal dari makanan. Zat yang semula prakarsinogen diubah oleh enzim jahat dalam tubuh menjadi zat pemicu kanker.
Beberapa buah mutasi mungkin dibutuhkan untuk mengubah sel normal menjadi sel kanker.
Mutasi dapat terjadi secara spontan (diperoleh) ataupun diwariskan (mutasi germline). Kanker dapat menyebabkan banyak gejala yang berbeda, bergantung pada lokasinya dan karakter dari keganasan dan apakah ada metastasis. Sebuah diagnosis yang menentukan biasanya membutuhkan pemeriksaan mikroskopik jaringan yang diperoleh dengan biopsi . Setelah didiagnosis, kanker biasanya dirawat dengan operasi, kemoterapi dan atau radiasi.
Bila tak terawat, kebanyakan kanker menyebabkan kematian; kanker adalah salah satu penyebab utama kematian di negara berkembang. Kebanyakan kanker dapat dirawat dan banyak disembuhkan, terutama bila perawatan dimulai sejak awal. Banyak bentuk kanker berhubungan dengan faktor lingkungan yang sebenarnya bisa dihindari. Merokok tembakau dapat menyebabkan banyak kanker dari faktor lingkungan lainnya.
Tumor (bahasa Latin; pembengkakan) menunjuk massa jaringan yang tidak normal, tetapi dapat berupa "ganas" (bersifat kanker) atau "jinak" (tidak bersifat kanker). Hanya tumor ganas yang mampu menyerang jaringan lainnya ataupun bermetastasis.
Kebanyakan kanker dikenali karena tanda atau gejala tampak atau melalui "screening". Kedua ini tidak menuju ke diagnosis yang jelas, yang biasanya membutuhkan sebuah biopsi. Beberapa kanker ditemukan secara tidak sengaja pada saat evaluasi medis dari masalah yang tak berhubungan.
Riset kanker merupakan usaha ilmiah yang banyak ditekuni untuk memahami proses penyakit dan menemukan terapi yang memungkinkan. Meskipun pemahaman kanker memiliki tumbuh secara eksponen sejak dekade terakhir dari abad ke-20, terapi baru yang radikal hanya ditemukan dan diperkenalkan secara bertahap.
Penghambat tyrosine kinases (imatinib dan gefitinib) pada akhir 1990-an dianggap sebuah terobosan utama; mereka mengganggu terutama dengan protein tumor-tertentu. Antibodi monoclonal telah terbukti sebuah langkah besar dalam perawatan oncological .
II. JENIS-JENIS KANKER
Jenis-jenis kanker yang paling sering terdapat adalah kanker kulit, tenggorokan, paru-paru, lambung-usus dan alat-alat kelamin. Begitu pula leukemia atau kanker darah, dimana produksi leukosit menjadi abnormal tinggi sedangkan eritrosit sangat berkurang.
Sebab-sebab kanker, menurut para ahli 80% dari semua tumor pada manusia diakibatkan oleh pengaruh zat-zat karsinogen.
1. Karsinoma, yaitu jenis kanker yang berasal dari sel yang melapisi permukaan tubuh atau permukaan saluran tubuh, misalnya jaringan seperti sel kulit, testis, ovarium, kelenjar mucus , sel melanin , payudara, leher rahim, kolon, rectum, lambung, pancreas, dan esofagus .
2. Limfoma, yaitu jenis kanker yang berasal dari jaringan yang membentuk darah, misalnya jaringan limfe, lacteal, limfa, berbagai kelenjar limfe, timus, dan sumsum tulang. Limfoma spesifik antara lain adalah penyakit Hodgkin (kanker kelenjar limfe dan limfa).
3. Leukemia, kanker jenis ini tidak membentuk massa tumor, tetapi memenuhi pembuluh darah dan mengganggu fungsi sel darah normal.
4. Sarkoma, yaitu jenis kanker dimana jaringan penunjang yang berada dipermukaan tubuh seperti jaringan ikat, termasuk sel - sel yang ditemukan diotot dan tulang.
5. Glioma, yaitu kanker susunan syaraf, misalnya sel-sel glia di susunan saraf pusat.
6. Karsinoma in situ, yaitu istilah yang digunakan untuk menjelaskan sel epitel abnormal yang masih terbatas di daerah tertentu sehingga masih dianggap lesi prainvasif .
III. FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB
Penyebab kanker biasanya tidak dapat diketahui secara pasti karena penyebab kanker dapat merupakan gabungan dari sekumpulan faktor, genetik dan lingkungan. Namun ada beberapa faktor yang diduga meningkatkan resiko terjadinya kanker, sebagai berikut :
1. Faktor keturunan
Faktor genetik menyebabkan beberapa keluarga memiliki resiko lebih tinggi untuk menderita kanker tertentu bila dibandingkan dengan keluarga lainnya. Jenis kanker yang cenderung diturunkan dalam keluarga adalah kanker payudara, kanker indung telur, kanker kulit dan kanker usus besar. Sebagai contoh, risiko wanita untuk menderita kanker meningkat 1,5 s/d 3 kali jika ibunya atau saudara perempuannya menderita kanker payudara.
2. Faktor lingkungan:
a. Merokok sigaret meningkatkan resiko terjadinya kanker paru - paru, mulut, laring (pita suara), dan kandung kemih.
b. Sinar ultraviolet dari matahari.
c. Radiasi ionisasi (yang merupakan karsinogenik) digunakan dalam sinar rontgen dihasilkan dari pembangkit listrik tenaga nuklir dan ledakan bom atom yang bisa menjangkau jarak yang sangat jauh. Contoh, orang yang selamat dari bom atom di Hiroshima dan Nagasaki pada Perang Dunia II, berisiko tinggi menderita kanker sel darah, seperti Leukemia.
3. Faktor makanan yang mengandung bahan kimia
Makanan juga dapat menjadi faktor risiko penting lain penyebab kanker, terutama kanker pada saluran pencernaan. Contoh jenis makanan yang dapat menyebabkan kanker adalah:
a. Makanan yang diasap dan diasamkan (dalam bentuk acar) meningkatkan resiko terjadinya kanker lambung.
b. Minuman yang mengandung alkohol menyebabkan berisiko lebih tinggi terhadap kanker kerongkongan.
c. Zat pewarna makanan.
d. Logam berat seperti merkuri yang sering terdapat pada makanan laut yang tercemar seperti: kerang, ikan, dsb.
e. Berbagai makanan (manis,tepung) yang diproses secara berlebihan.
4. Virus
Virus yang dapat dan dicurigai menyebabkan kanker antara lain:
a. Virus Papilloma menyebabkan kutil alat kelamin (genitalis) agaknya merupakan salah satu penyebab kanker leher rahim pada wanita.
b. Virus Sitomegalo menyebabkan Sarkoma Kaposi .
c. Virus Hepatitis B dapat menyebabkan kanker hati.
d. Virus Epstein - Bar (di Afrika) menyebabkan Limfoma Burkitt, sedangkan di China virus ini menyebabkan kanker hidung dan tenggorokan. Ini terjadi karena faktor lingkungan dan genetik.
e. Virus Retro pada manusia misalnya virus HIV menyebabkan limfoma dan kanker darah lainnya.
5. Infeksi
a. Parasit Schistosoma (bilharzia) dapat menyebabkan kanker kandung kemih karena terjadinya iritasi menahun pada kandung kemih. Namun penyebab iritasi menahun lainnya tidak menyebabkan kanker.
b. Infeksi oleh Clonorchis yang menyebabkan kanker pankreas dan saluran empedu.
c. Helicobacter Pylori adalah suatu bakteri yang mungkin merupakan penyebab kanker lambung, dan diduga bakteri ini menyebabkan cedera dan peradangan lambung kronis sehingga terjadi peningkatan kecepatan siklus sel.
6. Faktor perilaku
a. Perilaku yang dimaksud adalah merokok dan mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung lemak dan daging yang diawetkan juga peminum minuman beralkohol.
b. Perilaku seksual yaitu melakukan hubungan intim diusia dini dan sering berganti ganti pasangan.
7. Gangguan keseimbangan hormonal
Hormon estrogen berfungsi merangsang pertumbuhan sel yang cenderung mendorong terjadinya kanker, sedangkan progesteron melindungi terjadinya pertumbuhan sel yang berlebihan. Ada kecenderungan bahwa kelebihan hormon estrogen dan kekurangan progesteron menyebabkan meningkatnya risiko kanker payudara, kanker leher rahim, kanker rahim dan kanker prostat dan buah zakar pada pria.
8. Faktor kejiwaan dan emosional
Stres yang berat dapat menyebabkan ganggguan keseimbangan seluler tubuh. Keadaan tegang yang terus menerus dapat mempengaruhi sel, dimana sel jadi hiperaktif dan berubah sifat menjadi ganas sehingga menyebabkan kanker.
9. Radikal bebas
Radikal bebas adalah suatu atom, gugus atom, atau molekul yang mempunyai electron bebas yang tidak berpasangan dilingkaran luarnya. Sumber - sumber radikal bebas yaitu:
a. Radikal bebas terbentuk sebagai produk sampingan dari proses metabolisme.
b. Radikal bebas masuk ke dalam tubuh dalam bentuk racun-racun kimiawi dari makanan , minuman, udara yang terpolusi, dan sinar ultraviolet dari matahari.
c. Radikal bebas diproduksi secara berlebihan pada waktu kita makan berlebihan (berdampak pada proses metabolisme) atau bila kita dalam keadaan stress berlebihan, baik stress secara fisik, psikologis, maupun biologis.
IV. FAKTOR RESIKO
1. Faktor resiko hormonal, hormon estrogen dapat berfungsi sebagai promotor bagi kanker tertentu, misalnya kanker payudara dan kanker endometrium . Wanita yang memiliki menstruasi memiliki kadar estrogen yang tinggi, maka resiko terbentuknya kanker payudara meningkat pada wanita yang mengalami menstruasi dini dan mencapai menopause lambat. Terlambat mengandung atau tidak memiliki anak dapat meningkatkan resiko kanker payudara.
2. Faktor kejiwaan dan emosi psikis, gangguan yang terjadi pada emosi dapat menyebabkan atau memperberat kanker seperti stress, dendam, kebencian yang mendalam,atau sakit hati (kepedihan). Peranan faktor kejiwaan pada kanker dapat melalui beberapa cara, diantaranya: stress atau dendam yang mempengaruhi perkembangan sel menjadi liar dan efek yang melemahkan sistem kekebalan tubuh sel T sehingga tidak mampu melenyapkan sel kanker yang terbentuk.
3. Beberapa faktor yang bersifat protektif terhadap pembentukan kanker yaitu:
Hormon progesteron bersifat protektif terhadap kanker yaitu dengan menghambat efek stimulasi estrogen. Hormon progesteron meningkat pada saat kehamilan dan saat menyusui pada wanita oleh karena itu, wanita yang menyusui selama paling sedikit 6 bulan berturut-turut, wanita yang hamil beberapa kali, akan mengurangi resiko terkena kanker payudara.
V. GEJALA KANKER
Gejala kanker secara umum yang timbul tergantung dari jenis atau organ tubuh yang terserang yaitu:
1. Nyeri dapat terjadi akibat tumor yang meluas menekan syaraf dan pembuluh darah disekitarnya, reaksi kekebalan dan peradangan terhadap kanker yang sedang tumbuh, dan nyeri juga disebabkan karena ketakutan atau kecemasan.
2. Pendarahan atau pengeluaran cairan yang tidak wajar, misalnya ludah, batuk atau muntah yang berdarah, mimisan yang terus menerus, cairan puting susu yang mengandung darah, cairan liang senggama yang berdarah (diantara menstruasi/menopause) darah dalam tinja, darah dalam air kemih.
3. Perubahan kebiasaan buang air besar.
4. Penurunan berat badan dengan cepat akibat kurang lemak dan protein (kaheksia).
5. Benjolan pada payudara.
6. Gangguan pencernaan, misalnya sukar menelan yang terus menerus.
7. Tuli, atau adanya suara-suara dalam telinga yang menetap.
8. Luka yang tidak sembuh-sembuh.
9. Perubahan tahi lalat atau kulit yang mencolok.
Gejala kanker secara khusus berdasarkan jenis kanker yang dialami:
1. Kanker otak sakit kepala yang sangat pada pagi hari dan berkurang pada tengah hari, epilepsi, lemah, mati rasa pada lengan dan kaki, kesulitan berjalan, mengantuk, perubahan tidak normal pada penglihatan, perubahan pada kepribadian, perubahan pada ingatan, sulit bicara.
2. Kanker mulut terdapat sariawan pada mulut, lidah dan gusi yang tidak kunjung sembuh.
3. Kanker tenggorokan batuk terus menerus, suara serak atau parau .
4. Kanker paru-paru batuk terus- menerus, dahak bercampur darah, rasa sakit di dada.
5. Kanker payudara adanya benjolan, tickening , perubahan bentuk, gatal-gatal, kemerahan, rasa sakit yang tidak berhubungan dengan menyusui atau menstruasi.
6. Kanker saluran pencernaan adanya darah dalam kotoran yang ditandai dengan warna merah terang atau hitam, rasa tidak enak terus-menerus pada perut, benjolan pada perut, rasa sakit setelah makan, penurunan berat badan.
7. Kanker rahim (uterus), pendarahan diperiode- periode datang bulan, pengeluaran darah saat mens yang tidak seperti biasanya dan rasa sakit yang luar biasa.
8. Kanker indung telur (ovarium), pada fase lanjut barulah muncul gejala.
9. Kanker kolon pendarahan pada rectum, ada darah pada kotoran, perubahan buang air besar (diare yang terus menerus atau sulit buang air besar).
10. Kanker kandung kemih atau ginjal ada darah pada air seni, rasa sakit atau perih pada saat buang air kecil, keseringan atau kesulitan buang air kecil, sakit pada kandung kemih.
11. Kanker prostat kencing tidak lancar, rasa sakit yang terus menerus pada pinggang belakang, penis dan paha atas.
12. Kanker buah zakar atau testis adanya benjolan pada buah zakar, ukuran penampungan pada buah zakar yang membesar dan menebal secara mendadak, sakit pada perut bagian bawah, dada membesar atau melembek.
13. Limfoma kelenjar getah bening membesar, kenyal seperti karet, gatal - gatal, berkeringat pada waktu tidur malam, demam atau penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas.
14. Leukemia Pucat, kelelahan kronis, penurunan berat badan, sering kena infeksi, mudah terluka, rasa sakit pada tulang dan persendian, mimisan.
15. Kanker kulit benjolan pada kulit yang menyerupai kutil (mengeras seperti tanduk), infeksi yang tidak sembuh - sembuh, bintik-bintik berubah warna dan ukuran, rasa sakit pada daerah tertentu, perubahan warna kulit berupa bercak-bercak.
16. Komplikasi, yang sering terjadi pada pasien kanker adalah infeksi yaitu pada pengidap kanker stadium lanjut. Infeksi terjadi akibat kekurangan protein dan zat gizi lainnya serta penekanan sistem imun yang sering terjadi setelah pengobatan konvensional.
Label:
gen,
imun,
kanker,
karsinogen,
makanan,
radikal bebas,
rokok,
stadium

